Sunday, July 31, 2005

aku bukanlah pemimpin yang mengatur hidupku

sejak beberapa bulan lalu, makin kurasakan bahwa aku yang kulihat di dalam cermin bukanlah sosok aku ideal yang kuharapkan. siapa dia? hidupnya nista, penuh kesia-siaan dan jarang sekali bermanfaat bagi orang lain. apa ini aku? kalo benar ini aku, kenapa bisa terbentuk aku yang seperti ini? bukankah aku telah melakukan hal-hal yang benar dan seusai dengan tuntunan?
TIDAK !!! ternyata selama ini, tubuhku bukan dikendalikan olehku. aku tak tahu bagaimana caranya hal ini bisa terjadi. tapi satu hal yang pasti, seorang pengecut dan pemalas telah mengatur hidupku selama ini. pengecut ini mengambil kesempatan selama aku tertidur dalam kesesatan yang nyata. pada dasarnya, dia tidak melakukan apa-apa terhadap hidupku.hampa.....................
seharusnya hidupku ini penuh dengan hal-hal yang besar dan benar. tapi, lihatlah apa yang ia lakukan? TAK ADA !!!
aku sadar sekarang. aku HARUS bertindak. akulah yang harus mengendalikan hidupku. aku tak mau hidupku terombang-ambing tanpa tujuan yang jelas di lautan yang ganas ini. aku tak mau menjadi seorang pecundang yang terus-menerus dihina orang seperti saat ini. aku harus bangkit. bangkit dari keterpurukan ini. aku aku harus bisa, karena memang tak ada jalan lain selain berubah dari keadaan ini. semoga aku diberi kekuatan dan ketetapan hati untuk melakukannya; komitmen, konsekuen, dan konsisten akan tekad ini. semoga dengan terbangunnya kesadaran ini, aku bisa menjadi dewasa. aku harus jadi manusia yang memimpin dirinya sendiri menuju sukses dalam jalur yang telah digariskan sejak dunia ini belum tercipta.

kenangan

kini aku makin sadar bahwa pernyataan hidup itu singkat adalah memang benar adanya. dulu tak pernah terbayangkan akan sampai padaku masa saat ini. tahap kehidupan ini sungguh terasa hanya akan terjadi dalam film atau cerita yang tak nyata. tapi seiring waktu berjalan mengiring, hidup terus berlanjut meninggalkan kenangan yang takkan kembali. sungguh, rasa menyesal itu memang akan datang saat semuanya telah berlalu. hal-hal yang telah terjadi dan kualami terasa begitu berharga justru saat semua itu sudah lama berlalu. seringkali terbersit keinginan untuk mengulanginya kembali agar tiada terasa lagi penyesalan ini. tapi, semua itu tak mungkin terjadi. kita bukan hidup dalam kenangan. kenangan adalah modal kita sehingga kita sampai pada keadaan sekarang. justru saat ini kita harus berusaha untuk membuat sesuatu yang indah untuk dikenang di masa datang. berusaha dan berdo'a memang langkah yang sederhana untuk dikatakan, tapi aplikasinya memerlukan kreativitas dan inovasi khusus untuk setiap orang dan hidupnya masing-masing. menjadi orang yang berhasil dalam membangun hidupnya adalah mimpi terbesarku. semoga aku bisa menundukkan diriku sendiri dan mengendalikan hidupku, sehingga suatu saat nanti aku bisa melihat ke belakang, mengenang perjalanan hidupku sampai saat itu dengan penuh rasa bangga dan tanpa rasa penyesalan, karena aku telah memberikan yang terbaik dari diriku saat menjalani dan melaksanakannya.